Signature
Kopi Susu Renjana
Espresso, susu segar, gula aren dari Ciamis. Manisnya berhenti sebelum bikin eneg.
Kopi Renjana · Spesimen desain
Majalah kopi independen, bukan toko online. Halaman ini jangkar semua keputusan UI berikutnya — kalau ada yang terasa meleset, betulkan di sini dulu, bukan di halaman jadi.
roast · paper · hands
Enam warna inti. Satu aksen saja — Toffee. Sisanya netral hangat.
Teks utama (ink)
Teks & tombol sekunder
Aksen tunggal — CTA, link
Background utama (paper)
Tag seasonal
Aksen work-friendly
Kalau satu section mulai terasa “terlalu ramai”, hampir selalu penyebabnya Toffee lewat dari 10%.
Fraunces untuk suara, Plus Jakarta Sans untuk keterbacaan, Fragment Mono untuk angka & tag — nuansa struk.
Kopi serius.
Boleh kerja di sini.
Kopi Susu Renjana
Renjana dimulai dari satu mesin espresso secondhand di garasi.
WiFi 100 Mbps, colokan tiap meja, dan area quiet buat ngejar deadline.
Seasonal · Manual brew
Rp28.000
Bukan Inter (wajah default AI slop), bukan Playfair (klise mewah palsu). Plus Jakarta Sans buatan Tokotype — kebetulan yang enak: font Indonesia untuk kopi Indonesia.
Angka dari riset 08 §1. Satu baris gagal, dan itu disengaja dicatat.
Tekan tombolnya. Umpan baliknya menekan ke dalam (scale 0.97), bukan mengambang atau menyala.
Radius 6px, border hairline hangat, bayangan bernada cokelat. Tanpa blur, tanpa translucency.
Signature
Espresso, susu segar, gula aren dari Ciamis. Manisnya berhenti sebelum bikin eneg.
Seasonal
Cuma sampai akhir bulan. Pandan asli diseduh, bukan sirup.
Kiri pakai shadow-card, kanan shadow-lift — keduanya bernada rgb(42 32 25), jadi tak pernah terlihat abu-abu dingin di atas kertas cream.
Hanya untuk /order — layar HP di meja saat sore. Token yang sama, nilai berbeda; komponen tak perlu tahu.
Meja 12
Fisik, pendek, dan berhenti. Tak ada yang bergerak selamanya.
Semua transisi mati otomatis saat prefers-reduced-motion aktif.